Bahasa Indonesia Sebagai Pemersatu Bangsa

Posted: 9 October 2009 in Hanya Sekedar Tugas Dari Dosen

bendera

Masyarakat Indonesia yang majemuk dan plural menjadikan Indonesia sangat kaya akan adat istiadat dan budaya. Dari beragam suku-suku di Indonesia, masing-masing memiliki kebudayaan yang menjadi pembeda dari suku-suku lainnya di dunia. Masing-masing suku memiliki pakaian, makanan, tata krama, aturan, adat istiadat dan bahasa yang berbeda. Karena itu semboyan bangsa ini yang berbunyi Bhinneka Tunggal Ika adalah benar adanya, dengan perbedaan yang beraneka ragam tetapi tetap berbangsa satu yaitu bangsa Indonesia.

Perbedaan yang sering kita jumpai di sekitar kita adalah penggunaan bahasa di kehidupan sehari-hari. Entah itu masyarakat perkotaan maupun pedesaan, penggunaan bahasa daerah masih banyak digunakan. Sebagai contohnya, di Jakarta yang merupakan sentra dari kegiatan ekonomi dan pemerintahan di Indonesia, banyak di jumpai orang-orang yang masih menggunakan bahasa daerah dalam kegiatan sehari-harinya. Itu semua dapat di maklumi karena banyak penduduk Jakarta yang merupakan perantau dari berbagai daerah di Indonesia. Suku Betawi, Jawa, Padang, Sunda, Ambon, Batak, dan suku-suku lainnya semua berbaur menjadi satu mengais rezeki di ibukota negara ini.

Dalam hal ini untuk memperlihatkan identitas ke daerahannya, suku-suku tersebut berbicara dalam bahasa daerahnya masing-masing. Sebagai contohnya, bila kita pergi ke pasar tradisional, banyak sesama pedagang yang menggunakan bahasa Jawa maupun Padang untuk berkomunikasi. Lain lagi saat kita sedang menunggu bis di terminal, banyak para supir dan kernet yang menggunakan bahasa Batak dalam berkomunikasi. Itu semua menunjukkan bahwa ada rasa persamaan antara para perantau-perantau tersebut yang mengikat, dengan menggunakan bahasa daerahnya masing-masing, membuat mereka merasa dekat dengan kampung halaman dan mempertahankan kedaerahannya.

Tetapi hal tersebut tidak selamanya baik, bagi masyarakat yang telah lahir di kota besar yang tidak mengenal apa itu namanya bahasa daerah, membuat mereka kebingungan saat bepergian ke suatu daerah yang menggunakan bahasa daerah lain sebagai bahasa sehari-harinya. Sebagai contohnya, saat orang Padang pergi ke Jawa Timur maka orang Padang itu pasti tidak menggunakan bahasa Padangnya kepada orang Jawa Timur, tapi menggunakan bahasa Indonesia, karena pasti bisa ditebak orang Jawa tidak akan mengerti bahasa Padang, begitu juga kebalikkannya.

Saat itulah bahasa Indonesia berfungsi secara utuh. Di antara banyak daerah dan pulau di Indonesia dari Sabang di Aceh hingga Merauke di Papua hampir semuanya pasti mengenal bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia menjadi pemersatu antar suku, sehingga saat kita pergi ke pulau-pulau terpencil sekalipun tetapi masih di Indonesia, bisa di pastikan para penduduknya mengenal bahasa Indonesia.

Karena itu dengan lestarinya bahasa Indonesia kita dapat membuktikan pada dunia bahwa di antara banyaknya suku-suku dan keragaman budaya yang ada di negeri ini, bahasa Indonesia dapat eksis dan menjadi alat utama pemersatu bangsa. Sehingga kebanggaan akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia tidak akan pernah pudar.

-anugrahbumi-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s