(mati) Listrik Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik

Posted: 13 November 2009 in Hanya Sekedar Tugas Dari Dosen

padam2

Listrik merupakan salah satu keperluan yang sangat vital untuk masyarakat modern, bayangkan bila kita hidup tanpa adanya aliran listrik??? Lingkungan tempat tinggal kita menjadi gelap gulita, susahnya beraktivitas karena peralatan listrik yang ada tidak berfungsi tanpa adanya aliran listrik, kegiatan rumah tangga dan ekonomipun ikut terganggu, dan berbagai masalah lain yang muncul satu persatu karena padamnya aliran listrik.

Seperti sebulan belakangan ini, padamnya listrik menjadi makanan sehari hari warga perkotaan. Bagi masyarakat yang tinggal di Jabotabek, setiap harinya atau mungkin 3 kali dalam seminggu akan mendapatkan pemadaman bergilir. Warga mengeluh dengan pemadaman yang tiba-tiba dan sangat lama, tidak hanya 1 atau 2 jam, tetapi pemadaman bisa berlangsung hingga 6 jam sampai 12 jam sehari. Sebab pemadaman bergilir ini sangat merugikan masyarakat dan industri, baik ekonomi maupun sosial. Menurut Kordinator Komite Masyarakat Jakarta (KMJ) dalam pernyataannya, sehari kerugian yang diderita industri diperkirakan mencapai Rp 10 miliar. Angka kerugian itu baru berasal industri, belum dari masyarakat yang barang elektronik rusak karena tidak normalnya aliran listrik.

Disamping itu, segala kegiatan sehari-hari nyaris lumpuh, terutama bila pemadaman terjadi dari sore hingga malam hari. Daerah-daerah yang terkena pemadaman pun menjadi gelap gulita dan masyarakat akan menjadi sulit untuk beraktifitas. Krisis listrik saat ini sangatlah merugikan masyarakat, sehingga masyarakat yang kesal menimpakan kesalahan kepada PLN, yang menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia telah melanggar UU Perlindungan Konsumen (UUPK) No 8/1999. Dalam Pasal 4 huruf g UU Perlindungan Konsumen disebutkan konsumen mempunyai hak untuk diberlakukan atau dilayani secara benar, jujur dan tidak diskriminatif. Tapi apa yang terjadi sekarang??? PLN bersikap seperti tidak menghormati para pelanggannya, contohnya saja mematikan listrik tanpa pemberitahuan dan secara tiba-tiba, dan tidak memberikan kompensasi pada pelanggannya. Dan pemerintah memberitahukan bahwa pemadaman akan berakhir paling lambat 19 Desember 2009 nanti, yang berarti masih kurang lebih sebulan lagi kita akan “menikmati” pemadaman listrik.

Lalu bagaimana solusi dari krisis listrik ini?? menurut Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa optimistis proyek pembangunan pembangkit listrik 10.000 megawatt tahap kedua bakal menutup kekurangan pasokan listrik di beberapa daerah. Dalam waktu dekat, Pembangkit Labuhan berkapasitas 2×300 megawatt dan Pembangkit Rembang berkapasitas 315 megawatt yang masuk dalam proyek 10.000 megawatt tahap pertama telah siap memasok listrik.

Dua proyek awal itu akan diikuti pasokan proyek 10.000 megawatt tahap pertama yang diperkirakan siap beroperasi dengan tambahan pasokan 2.610 megawatt pada 2010 dan 2.013 megawatt pada 2011. Sehingga total pasokan listrik nasional yang saat ini baru mencapai 60 persen dari kebutuhan total akan mendapat tambahan 5.819 megawatt. Oleh sebab itu, pemerintah akan melanjutkannya dengan proyek 10.000 Mega Watt tahap kedua.

Dan semoga dengan proyek yang sedang dibangun pemerintah ini akan mengatasi krisis listrik di Indonesia. Semoga…..

-anugrahbumi-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s